Kamis, 29 Maret 2012

Tugas 2: Proses Organisasi

1.  Proses Mempengaruhi

1.1  Pengertian Pengaruh
Pengaruh adalah suatu kegiatan atau keteladanan yang menunjukan hal baik,yang dilakukan secara langsung ataupun secara tidak langsung, sehingga mengakibatkan suatu perubahan perilaku sikap, baik itu individu atau kelompok.

# Elemen-elemen proses mempengaruhi

Elemen-elemen yang ada dalam suatu proses mempengaruhi antara lain :
* Orang yang mempengaruhi
* Metode yang digunakan untuk mepengaruhi
* Orang yang di pengaruhi

# Metode-metode yang digunakan dalam mempengaruhi antaralain :
* Kekuatan fisik
* Penggunaan sanksi
* Keahlian, dan
* Kharisma

# Daerah pengaruh mencakup hubungan-hubungan,
* Antar perseorangan
* Kelompok dengan seseorang
* Seseorang dengan Kelompok

Contoh Kasus :
Seorang guru yang memotivasi murid-murid nya untuk belajar dengan rajin dan mengatakan “kamu pasti bisa !”, sehingga murid-murid itu mengalami peningkatan pada prestasinya .

1.2 Pengaruh Kekuasaan dan Wewenang
Kekuasaan tidak sama dengan wewenang. Kekuasaan tanpa wewenang adalah kekuatan ilegal.
Kekuasaan
Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh, atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku. (Miriam Budiardjo,2002)
Kekuasaan merupakan kemampuan memengaruhi pihak lain untuk berpikir dan berperilaku sesuai dengan kehendak yang memengaruhi (Ramlan Surbakti,1992).
Robert Mac Iver mengatakan bahwa Kekuasaan adalah kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain baik secara langsung dengan jalan memberi perintah / dengan tidak langsung dengan jalan menggunakan semua alat dan cara yg tersedia. Kekuasaan biasanya berbentuk hubungan, ada yg memerintah dan ada yg diperintah. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dari kekuasaan. Contohnya Presiden, ia membuat UU (subyek dari kekuasaan) tetapi juga harus tunduk pada UU (objek dari kekuasaan).
Kekuasaan tidak begitu saja diperoleh individu, ada 5 sumber kekuasaan menurut John Brench dan Bertram Raven, yaitu :

 1. Kekuasaan menghargai (reward power)
Kekuasaan yang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruh untuk memberi penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintah. (bonus sampai senioritas atau persahabatan).

2. Kekuasaan memaksa (coercive power)
Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk menghukum orang yang dipengaruhi kalau tidak memenuhi perintah atau persyaratan. (teguran sampai hukuman).

3. Kekuasaan sah (legitimate power)
Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai pada batas tertentu.

4. Kekuasaan keahlian (expert power)
Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian relevan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang dipengaruhi. (professional atau tenaga ahli).

5. Kekuasaan rujukan (referent power)
Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang didasarkan pada indentifikasi pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan bagi yang dipengaruhi. (karisma, keberanian, simpatik dan lain-lain).
Soerjono Soekanto (1983) menggambarkan beberapa unsur kekuasaan yang dapat dijumpai pada hubungan sosial antar manusia maupun antar kelompok, meliputi:

1. Rasa Cinta
Unsur kekuasaan dengan rasa cinta menghasilkan perbuatan-perbuatan positif. Orang-orang dapat bertindak sesuai dengan keinganan yang berkuasa dan tidak merasa dirugikan satu sama lain. Dari keadaan ini suatu sistem kekuasaan dapat berjalan dengan baik dan teratur.

2. Kepercayaan
Kepercayaan dapat timbul sebagai hubungan langsung dai dua orang atau lebih. Pihak satu secara penuh percaya pada pihak lain. Dengan kepercayaan ini, maka orang-orang akan bertidak sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh penguasa. Unsur kepercayaan ini penting ditumbuhkan untuk melanggengkan suatu bentuk kekuasaan.

3. Rasa Takut
Perasaan takut menimbulkan kepatuhan terhadap segala kemauan dan tindakan pada orang yang ditakuti. Rasa takut merupakan suatu hal yang negatif, karena orang tersebut patuh pada orang lain dalam keadaaan yang terpaksa. Rasa takut merupakan gejala umum yang ada dimana – mana, apabila dilekat pada suatu pola pemerintahan negara, rasa takut ini biasanya dipergunakan sebaik-baiknya dalam masyarakat denganpemerintahan otoriter.

4. Kepercayaan
Suatu perasaan cinta atau sistem kepercayaan yang mungkin pada suatu saat dapat disangkal oleh orang lain. Tetapi dalam sistem pemujaan, seseorang, sekelompok orang, bahkan hampir seluruh masyarakat akan selalu menyatakan pembenaran atas segala tindakan penguasanya ke dalam maupun keluar masyarakat.
Saluran Kekuasaan :
  • Militer
Untuk melaksanakan kekuasaannya, pihak penguasa akan lebih banyak menggunakan pola paksaan  (coercion) serta kekuatan militer (military force). Tujuannya adalah untuk menimbulkan rasa takut dalam diri masyarakat agar mereka tunduk pada keinginan penguasa. Untuk kepentingan itu, seringkali dibentuk organisasi dan pasukan-pasukan khusus yang bertindak sebagai dinas rahasia.
  • Politik
Penguasa dan pemerintah membuat peraturan-peraturan yang harus ditaati masyarakat dengan cara meyakinkan atau memaksa masyarakat untuk mentaati peraturan-peraturan yang dibuat oleh badan-badan yang berwenang dam sah.
  • Ekonomi
Penguasa berusaha menguasai kehidupan masyarakat dengan melakukan pendekata-pendekatan dengan mengunakan saluran-saluran ekonomi. Dengan pola ini, penguasa dapat melaksanakan peraturan-peraturannya serta menyalurkan pemerintahannya dan disertai sanksi-sanksi tertentu. Bentuknya dapat berupa monopoli, penguasaan sektor-sektor penting dalam masyarakat, atau penguasaan kaum buruh.
  • Tradisi
Keselarasan anatr nilai-nilai yang diberlakukan dengan kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat, sehingga pelaksanaan kekuasaan dapat berjalan dengan baik.
  • Ideologi
Penguasa dalam masyarakat biasanya mengemukakan serangkaian ajaran-ajaran atau doktrin yang bertujuan untuk menerangkan sekaligus memberi dasar pembenaran bagi pelaksanaan kekuasaannya. Hal ini dilakukan agar kekuasaannya menjelma menjadi wewenang. Setiap penguasa berusaha untuk dapat menerangkan ideologinya baik sehingga melembaga (institutionalized) bahkan mendarah daging (internalized) dalam diri masyarakat.
  • Agama
Bentuk Kekuasaan :
  1. Type kasta
  2. Type oligarkhis
  3. Type demokratis
Wewenang
Menurut Hasibun (2007:64) wewenang adalah kekuasaan yang sah dan legal yang dimiliki sesorang untuk memerintah orang lain, berbuat atau tidak berbuat sesuatu, kekuasaan merupakan dasar hukum yang sah dan legal untuk dapat mengerjakan suatu pekerjaan
Sutarto (2001:141) wewenang adalah hak seseoranng untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas serta tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan baik.
Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan yang ada dalam organisasi.
Bentuk Wewenang
  1. Kharismatik : kemampuan khusus
  2. Tradisional : terikat adat, wewenang lebih tinggi dari kedudukan
  3. Rasional : Sesuai hukum yang berlaku

1.3    Pendekatan Hubungan Antara Kekuasaan Dan Pengaruh
Ada 3 pendekatan yang bisa digunakan:
       Pendekatan posisional; misalnya siapa yg menduduki posisi kekuasaan atau jabatan resmi di daerah tersebut? Jadi orang yang punya jabatan resmi di pemerintahan dianggap punya pengaruh dan kekuasaan.
       Pendekatan reputasional; dengan wawancara snowball untuk mengetahui siapa diantara mereka yang paling berpengaruh. Jadi reputasinya di tengah masyarakat hanya masyarakat yg menilai bahwa ia berpengaruh.
       Pendekatan pembuatan keputusan; dengan pertanyaan “siapa yang sebenarnya membuat keputusan dalam masyarakat?” siapa yang berpengaruh terhadap keputusan tersebut? Dsb.


2. Proses Pengambilan Keputusan

2.1 Pengertian Pengambilan keputusan
Secara singkat Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai tersedianya alternatif.

# Konsep konsep pengambilan keputusan :
Identifikasi dan diagnosis masalah
• Pengumpulan dan analisis data yang relevan
• Pengembangan & evaluasi alternantif
• Pemilihan alternatif terbaik
• Implementasi keputusan & evaluasi terhadap hasil -hasil

# Tipe –Tipe Keputusan Manajemen :
•Keputusan-keputusanperseorangan dan strategi
•Kepusan-keputusan pribadi & strategi
•Keputusan-keputusan dasar & rutin

2.2 Model Pengambilan Keputusan
Model-model umum Pengambilan Keputusan :
·      Relationalitas Keputusan
·      Model-model perilaku pengambilan keputusan

Dua  model proses Pengambilan Keputusan menurut Fisher :
a.     Model Preskriptif
Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.
b.    Model Deskriptif
Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu. Model preskriptif berdasarkan pada proses yang ideal sedangkan model deskriptif berdasarkan pada realitas observasi

2.3 Teknik Pengambilan Keputusan
Beberapa teknik pengambilan keputusan :
• Teknik-teknik Kreatif: Brainstorming & Synectics
• Teknik-teknik Partisipatif
• Teknik-teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal

Contoh Kasus :
Para dokter yang menolak kesepakatan tunggal, sebagai diagnosa yang tidak lengkap terhadap suatu penyakit. Melalui kehati-hatian tetapi dengan penelitian yang tepat, mereka dapat menentukan penyebab suatu penyakit dan penyembuhannya.


Kesimpulan :  Proses  mempengaruhi dan pengambilan keputusan adalah proses-proses manejerial karena secara nyata dilaksanakan oleh para manajer. Proses-proses ini juga merupakan proses-proses organisasional karena lebih penting daripada manajer individual dalam pengaruhnya pada pencapaian tujuan-tujuan organisasi. Ketiga proses organisasi dan manejemen ini merupakan bagian vital sistem organisasi formal dan mempunyai implikasi-implikasi sangat penting terhadap perilaku organisasional.

Referensi:

1 komentar:

  1. hei kawan, yuk kita ikut lomba 10 kategori lomba khusus bagi mahasiswa Universitas Gunadarma. Edisi
    Desember2012 ini diperuntukan bagi mahasiswa S1 dan D3. Tersedia 100 pemenang, atau 10 pemenang
    untuk setiap kategori. link
    http://studentsite.gunadarma.ac.id/news/news.php?stateid=shownews&idn=755

    makasi :)

    BalasHapus

Sponsor by Rubber Gank